Dogiyai, Papua Tengah - Kabupaten Dogiyai kembali mendapat perhatian dalam program peningkatan kualitas hunian masyarakat. Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Dogiyai, pemerintah daerah bersama Balai Papua I melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Dogiyai, Daniel Boma, S.Pd, didampingi sekretaris serta Kepala Bidang Perumahan menerima kunjungan tim Balai Papua I di kantor dinas pada Senin, 18 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari monitoring program BSPS yang didanai melalui APBN dan bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah layak huni.
Pada tahun ini, Kabupaten Dogiyai memperoleh alokasi sebanyak 200 unit rumah BSPS yang tersebar di sejumlah kampung. Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan nyaman.
Program BSPS juga menjadi bagian dari agenda nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Melalui pola pembangunan swadaya, masyarakat penerima bantuan didorong ikut terlibat dalam proses pembangunan maupun perbaikan rumah mereka.
Dalam kegiatan monitoring, tim Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan melakukan pengecekan langsung terhadap proses verifikasi lapangan yang dikerjakan Koordinator Kabupaten (Koorkab) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan, mulai dari data calon penerima, kondisi rumah, hingga kesiapan administrasi teknis.
Selain itu, tim balai turut mengevaluasi hasil pendampingan kepada masyarakat penerima bantuan agar pelaksanaan program benar-benar tepat sasaran dan transparan. Pemerintah berharap koordinasi antara DPRKP Dogiyai dan Balai Papua I mampu mempercepat realisasi rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Dogiyai.


